Selasa, 01 Februari 2011

teruntuk seseorang wanita yang pernah menjadi impianku

Teruntuk seseorang yang kecewa dengan tingkahku selama ini, untuk dia yang terus berdiam diri, untuk seseorang yang pernah mengisi namanya dihatiku ini.

Assalamu’alaikum,

Maafkanlah aku yang terus kecewa, maafkan aku yang begitu posesif ingin melindungimu namun aku tak pernah mengerti cara yang dewasa yang kau anggap baik untuk melindungimu. Maafkanlah aku yang tak pernah dewasa dalam mengambil sikap.
Terlalu besar rasa kehilangan ini
Terlalu letih mata ini mengeluarkan air suci untuk dirimu
Terlalu lemah hati ini menahan tiap sayatan di pagi hari dan malam hari ketika mengingat dirimu.
Tetapi itu semua karna ulahku karna kebodohanku,,
Aku hannya ingin kita selalu berteman jika kesempatan mencintai sudah tidak ada lagi, aku ingin melihat mu bahagia ketika seseorang yang dapat membahagiakanmu telah datang dan menyentuh hatimu
Pernakah kau berfikir aku menangis ketika menahan perih ini,,
Aku lelaki, tetapi air mata ini mengalir hannya untuk mu yang pernah ku kecewakan,
Cukup hannya untuk allah, keluargaku dan dirimu saja air mata ini mengalir ke tanah,,
Mungkin dirimu telah menemukan seseorang yang begitu engkau sayangi. Seseorang yang mampu membangkitkan hidupmu lagi, tetapi aku? Aku seorang manusia yang sedang berpasrah kepada allah disetiap bait doa ketika aku memohon kepadanya aku hannya menyebutkan namamu, iya namamu, namamu yang telah menyadarkan aku kembali kejalan allah, kembali menjadi rendah karna ketika kita di uji olehnya rasa sakit ini tidak terkira, itulah yang aku alami saat ini, hal ini membuka mata hatiku terlalu sombongkah aku dengan apa yang aku miliki,..
Tak pernah ada manusia yang luput dari suatu kekhilafan. Tidak aku, tidak juga kamu wahai engkau yang pernah bidadari pagi ku. Maka, bukalah pintu maafmu itu.

Untuk surat ini, untuk kekhilafanku yang lampau, untuk kenangan yang membuatmu sakit, untuk segala sesuatu tentang kita, aku minta maaf.
Aku hannya berharap kepada allah agar air mata ini menjadi terakhir untukmu di saat malam ini aku menulis sebaris kata yang mungkin tak berarti untukmu,,,
Tegarkan aku, kuatkan aku,, akan selalu ku ingat kata katamu berpasrahlah diri pada allah,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar